ASURANSI,
JASA KEUANGAN,
NASIONAL
BANTENPERSPEKTIF.COM,JAKARTA---Commonwealth Life, anak perusahaan Commonwealth Bank of Australia (CBA) yang merupakan salah
satu perusahaan asuransi jiwa terkemuka dan terdepan di Indonesia, sukses meraih penghargaan
Penghargaan tersebut yaitu Infobank Digital Brand of the Year 2016 dan Contact Center Service Excellence Award
2016. Kedua penghargaan tersebut diraih Commonwealth Life di April 2016 atas
keberhasilan kinerja digital brand serta layanan perusahaan yang memuaskan
kepada masyarakat.
Infobank Digital Brand of the
Year 2016 diterima Commonwealth Life untuk kinerja digital brand dari industri
keuangan untuk kategori produk unit link (Investra Link) diselenggarakan oleh
Survei Infobank dan Isentia Research selama
2015. Penghargaan ini mengukuhkan posisi Commonwealth Life
sebagai perusahaan asuransi jiwa kategori unit link terbaik selama 3 tahun
berturut-turut, atas pencapaian persepsi publik terbaik melalui media
sosial.
Associate Director Operations Commonwealth Life, Denny Karim, mengatakan keberhasilan
kinerja perusahaan dalam digital brand untuk produk Investra Link tidak lepas
dari kuatnya engagement kami ke
masyarakat melalui sosial media perusahaan melalui akun @CommLifeID di
Twitter,Facebook, Instagram serta Linkedin Commonwealth Life.
Melalui sosial
media kami senantiasa menyediakan konten-konten menarik yang memberikan nilai
tambah bagi para followers. Denny
juga mengatakan bahwa Commonwealth Life bertekad untuk terus meningkatkan
pelayanan serta sarana komunikasi dengan masyarakat.
Komunikasi tersebut antara lain adalah dengan
mengembangkan corporate website perusahaan
www.commlife.co.id,
e
-mail services, web, social media
(Twitter, Facebook dan
Instagram), serta
fitur Financial Calculator
yang
memberikan kesempatan bagi masyarakat yang belum mengenal manfaat perlindungan
asuransi jiwa dan investasi untuk mensimulasikan perhitungan investasi yang
sesuai dengan kebutuhannya.
Press Release
Editor: Karnoto
ASURANSI,
BERITA UTAMA,
EKONOMI BISNIS,
JASA KEUANGAN,
NASIONAL,
PERBANKAN
 |
| ASURANSI INDONESIA-- Azhar Abdul Wahab, Plt. Direktur Utama PT Bank QNB Indonesia Tbk (kiri) dan Simon Bennett, Presiden
Direktur Commonwealth Life . |
BANTENPERPEKTIF.COM, JAKARTA---McKinsey
Global Institute dalam laporannya mengatakan bahwa pada tahun 2030
diperkirakan kelas menengah Indonesia akan tumbuh sebanyak 135 juta orang dan membuat Indonesia
menjadi negara ketujuh dengan ekonomi terbesar di dunia. Seiring dengan
bertambahnya golongan kelas menengah tersebut, akan menciptakan konsumen baru
dengan daya beli yang lebih tinggi dari sebelumnya. Bukan hanya produk-produk
perbankan yang dibutuhkan, namun investasi pun semakin diperlukan.
Dengan
meningkatnya pertumbuhan kelas menengah dan daya beli investasi yang tinggi tentu menjadi peluang bisnis, Dan salah satunya adalah disektor keuangan. Belum lama ini PT Bank QNB
Indonesia Tbk dan Commonwealth Life melakukan kerjasama untuk
memperkenalkan produk asuransi jiwa yang dinamakan Invest Link Assurance.
Produk banccassurance unit link ini merupakan produk asuransi jiwa pertama di Indonesia yang dilengkapi dengan fitur Investment Death Guaranteed Benefit khusus untuk para Nasabah Bank QNB Indonesia.
Selain diharapkan
mampu meningkatkan pertumbuhan bancassurance
di Indonesia, kerjasama ini juga diharapkan dapat memberikan rangkaian solusi
asuransi jiwa dan investasi para Nasabah Bank QNB Indonesia. “Kami
bangga dengan kerjasama ini, produk Invest Link Assurance
ini akan memperkuat pilihan bancassurance
yang kami tawarkan. Selain fasilitas perlindungan jiwa, Nasabah juga akan mendapatkan proteksi atas nilai
investasi yang telah dikeluarkan,” jelas Azhar Abdul Wahab, selaku Plt. Direktur Utama PT Bank QNB Indonesia Tbk.
Melalui kerjasama
strategis ini, Commonwealth Life juga akan berbagi keahliannya di lingkup
manajemen penjualan asuransi dan dukungan untuk membangun platform bancassurance yang kokoh bersama Bank
QNB Indonesia. Terkait dengan hal pengembangan jalur distribusi bancassurance.
Simon Bennett, Presiden
Direktur Commonwealth Life mengatakan, bancassurance
merupakan salah satu jalur distribusi penting bagi perusahaan untuk itu pihaknya menjalin kerjasama dengan Bank QNB Indonesia yang akan memperluas
kemampuan jaringan distribusi serta memudahkan untuk memberikan
asuransi jiwa bagi nasabah Bank QNB Indonesia.
"Kami mengharapkan untuk terus
mengembangkan kerjasama yang kokoh dengan Bank QNB Indonesia. Dengan kemitraan
strategis ini diharapkan produk Invest Link Assurance dapat meningkatkan edukasi dan pemahaman asuransi jiwa yang lebih luas bagi masyarakat
Indonesia," katanya sebagaimana pres release yang dikirim Commonwealth kepada bantenperspektif.com, Senin (26/4/2016).
Penulis | Karnoto | Chief in Editor | www.bantenperspektif.com
ASURANSI,
JASA KEUANGAN
BANTENPERSPEKTIF.COM, JAKARTA--- Asuransi
mikro syariah ditujukan untuk lebih menjangkau masyarakat berpenghasilan
rendah supaya semua lapisan masyarakat berkesempatan memperoleh
perlindungan atas risiko keuangan yang dihadapi bilamana tertimpa suatu
musibah.
Demikian diungkapkan Rosan P. Roeslani, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perbankan dan
Finansial dalam acara focus group discussion di Menara Kadin, Jakarta beberapa waktu lalu. Rosan optimis pertumbuhan aset asuransi mikro
syariah dapat mencapai 49% melihat mayoritas penduduk Indonesia
merupakan muslim.
Hadir pada acara tersebut diantaranya, Direktur Utama PT. Asuransi Takaful
Keluarga, Ronny Ahmad Iskandar, Moch Muchlasin, Direktur Industri Keuangan Non Bank Syariah
OJK, Adi Pramana, Ketua Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia dan
sejumlah undangan dari pelaku industri asuransi syariah dan institusi
terkait.
Forum tersebut mendiskusikan asuransi
mikro syariah memiliki peluang untuk tumbuh secara signifikan di
Indonesia. Data dari Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) hingga
akhir Juni 2014 menunjukkan total aset perusahaan asuransi syariah dan
unit usaha syariah di pasar domestik mencapai Rp 19,68 trilyun,
mengalami kenaikan sebesar 22,7% dari tahun periode sebelumnya.
Sementara total investasi di asuransi syariah sudah mencapai Rp16,69
trilyun, tumbuh 22,81% per tahun.
Tren laju positif industri asuransi
syariah ini menjadi bekal yang bagus untuk menggenjot penetrasi produk
asuransi mikro syariah dengan premi maksimum Rp 50 ribu terhadap
masyarakat dengan penghasilan di bawah Rp 2,5 juta per bulan.
Tantangan selanjutnya adalah bagaimana
pelaku industri asuransi syariah mampu mengembangkan produk-produk
asuransi mikro syariah yang terjangkau, mudah dimiliki, menarik serta
dibutuhkan oleh masyarakat. Berbekal 20 tahun pengalaman dalam industri
ini, PT. Asuransi Takaful Keluarga berkomitmen penuh untuk menjawab
tantangan tersebut.
Sumber : Press Release Takaful
Editor: Karnoto
ASURANSI
JAKARTA– Commonwealth Life mengumumkan peluncuran
produk Investra Titanium, sebuah produk unit link terbaru dengan imbal hasil
perlindungan jiwa dan investasi yang optimal yang sesuai bagi kebutuhan gaya
hidup aktif masyarakat Indonesia. Produk terbaru ini disertai dengan nilai
investasi yang telah terbentuk sejak tahun pertama serta beragam manfaat
perlindungan.
“Kami melihat adanya
tren akan kebutuhan proteksi yang tinggi di kalangan masyarakat Indonesia akan perlindungan
jiwa dan perencanaan keuangan yang memadai untuk menghadapi risiko-risiko yang
tidak terduga,“ jelas David Ng, Agency
Sales Director Commonwealth Life melalui press release yang dikirim ke Banten Family (Banten Perspektif Networking).
Investra Titanium
juga menyediakan beragam fleksibilitas kepada nasabah antara lain dengan kebebasan
untuk memilih besarnya Uang Pertanggungan berdasarkan kebutuhan dan rencana
masa depan mereka. Produk ini memberikan hasil investasi yang lebih optimal
dengan 50% dari Dana Investasi Premi Berkala sudah diinvestasikan sejak tahun
pertama sehingga manfaat investasi yang diterima lebih maksimal. Selain itu,
besaran biaya akuisisi juga hanya dikenakan kepada Nasabah pada dua tahun
pertama.
Berdasarkan data
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ini penetrasi asuransi di Indonesia masih
relatif rendah, yakni hanya sebesar 2,51% per akhir September 2015. Angka ini terbilang masih rendah jika dibandingkan dengan negara tetangga,
seperti Singapura, Malaysia dan Thailand yang sudah berkisar antara 4,5% - 6,5%
terhadap pendapatan domestik bruto (PDB). Hal ini menunjukkan bahwa adanya
kebutuhan yang tingggi di
Indonesia akan produk asuransi jiwa terpercaya untuk melindungi masyarakat dari kebutuhan dana untuk kesehatan,
pendidikan, perencanaan finansial masa
depan serta persiapan hari tua.
Investra Titanium
adalah produk asuransi yang lengkap dan terjangkau untuk masyarakat Indonesia
dengan premi berkisar Rp 1.000.000,- per bulan Nasabah sudah menerima
perlindungan asuransi dasar sampai dengan Tertanggung berusia 99 tahun disertai
beragam pilihan asuransi tambahan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan
masing-masing.
Pilihan asuransi tambahan yang tersedia untuk produk ini
menyediakan proteksi lengkap seperti tersedianya
pilihan perlindungan terhadap 53 penyakit kritis dan layanan darurat medis di seluruh
dunia apabila terjadi sakit akibat kecelakaan atau sakit saat berpergian.
Sejalan dengan misi
anak perusahaan grup Commonwealth Bank
Australia (CBA) ini untuk menjadi yang terbaik dalam melindungi
dan meningkatkan kesejahteraan finansial nasabah, bisnis, dan masyarakat. David
Ng menambahkan, kedepannya perusahaan akan berfokus dalam menyediakan beragam
produk asuransi jiwa komprehensif dan layanan terpercaya untuk menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia.
#press release
Editor: Karnoto